Berita Terkini
Pembakaran Kantor Bupati, Komnas HAM: Pemda Bima Harus Tanggung Jawab
INILAH.COM, Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima, NTB, sebagai penyebab kerusuhan di daerah itu hingga mengakibatkan pembakaran kantor bupati setempat.

"Tindakan pembakaran adalah akibat lambannya pemerintah setempat merespon reaksi masyarakat. Ditambah pula tidak jelasnya proses hukum terhadap puluhan rekan mereka yang saat ini masih ditahan sejak penembakan di Pelabuhan Sape, Desember silam," kata Ketua Komnas HAM, Ifdhal Kasim saat dihubungi di Jakarta, Jumat (27/1/2012).
Menurut dia, tidak benar jika disebut ada provokator sebagai dalang tindakan puluhan ribu orang membakar kantor Bupati Bima itu. Hal ini kembali menyalahkan masyarakat. Tindakan seperti itu, dinilai Komnas HAM tidak akan menyelesaikan masalah yang sesungguhnya.
"Sebab, ada atau tidak ada provokator dalam pembakaran tersebut, massa sudah tidak percaya lagi kepada pemda setempat yang bisa jadi pemicu dari tindakan itu."
Ifdhal menuturkan, tindakan pembakaran itu menunjukkan ketidakmampuan pemda dalam melakukan negosiasi dengan massa. Sedangkan polisi dengan jumlah yang begitu banyak tidak akan mampu berbuat banyak. "Ini kan lebih besar dari massa pada saat penembakan di Sape," kata Ifdhal.
Namun demikian, Ifdhal tidak membenarkan adanya tindakan anarkis yang dilakukan masyarakat Bima. Pemda semestinya melakukan pendekatan secara persuasif kepada masyarakat setempat. "Supaya tidak menjadi kontraproduktif."
Sebelumnya, Ketua Komisi III DPR Benny K Harman meminta Polri menindak tegas aktor utama pembakaran kantor Bupati Bima. [yeh]
|
Mobile Read |
Publish : 27 Januari 2012 Penulis : -Marlen Sitompul
Editor : - Sumber : http://nasional.inilah.com/read/detail/1823693/komnas-ham-pemda-bima-harus-tanggung-jawab |
Terakhir diperbaharui (Minggu, 29 January 2012 18:07)
























