link rel="shortcut icon" href="/favicon.ico" >
Get Adobe Flash player
Please wait while JT SlideShow is loading images...
Sidang Paripurna
Pengadaan Barang&Jasa

Komnas HAM Temukan Bukti Kamera Ridwan Salamun

AMBON--MI: Komisi Nasional (Komnas) Hak Azasi Manusia (HAM) menemukan sejumlah bukti foto tentang keberadaan kamera milik jurnalis SUN TV, Ridwan Salamun, yang tergeletak di dekat jasad korban saat dianiaya di Desa Fidetan, Kecamatan Dulla Utara, Kota Tual pada 21 Agustus 2010.



"Dalam gambar tersebut, terlihat jelas sebuah kamera yang berlumuran darah berada di atas kepala korban yang sudah tergeletak di tanah dan tas pelindung kamera masih terselip di tubuhnya," kata Ketua Komnas HAM Perwakilan Maluku, Ot Lawalatta M.Hum, di Ambon, Selasa (7/9).

Sementara itu, dari hasil penyelidikan sementara aparat kepolisian dari Polda Maluku dan Polres Maluku Tenggara ditemukan barang bukti berupa pakaian, tas pelindung kamera, dan alat pendengar (head sed) milik korban.

Menurut Lawalatta, dalam gambar itu juga terlihat Kapolsek Dulla Utara berdiri dekat jasad korban dengan maksud menenangkan massa dan mengamankan barang bukti di TKP, tapi anehnya kamera korban belum ditemukan sampai saat ini.

"Gambar itu sekaligus menjadi bukti bahwa wartawan grup Media Nusantara Citra itu sedang melakukan peliputan, bukannya datang ke TKP membawa senjata tajam dan ikut bentrok bersama warga," katanya.

Komnas HAM juga menemui salah satu saksi kunci atas nama Hasan Tamnge yang sedang menjalani perawatan medis di RSU Tual, karena dia diinformasikan terlibat perkelahian dengan almarhum Ridwan Salamun.

Sebelumnya, korban pernah dipukul oknum polisi saat meliput aksi demonstrasi (demo) Pemilu Kada Kabupaten Kepulauan Aru pada pertengahan Juli 2010 dan kasus itu diadukan ke Komnas HAM.

"Ketika masih melakukan koordinasi dengan Komnas HAM pusat untuk menurunkan tim ke Dobo, Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Aru, almarhum sudah kembali ke Tual dan sempat meliput bentrok warga Kampung Baru dan Banda Ely, di Fidetan tanggal 15 Agustus," katanya.

Meski sudah dilakukan upaya damai antarwarga di masjid, tapi peristiwa ini kembali terulang pada tanggal 20 dan 21 Agustus 2010 dan berujung pada penganiayaan dan pembunuhan jurnalis SUN TV tersebut. (Ant/wt/OL-3)

 

 

Terakhir diperbaharui (Kamis, 06 October 2011 23:31)

 
Pengaduan
Komnas HAM Klarifikasi Pengaduan Warga, Pencemaran Lingkungan dan Kerusakan Fasum Akibat Tambang
13/04/2012 | swip
article thumbnail

TENGGARONG - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengadakan kunjungan ke Pemkab Kutai Kartanegara, beberapa waktu lalu terkait sejumlah surat pengaduan [ ... ]


Artikel Lainnya
Data dan Info Pengaduan
Jajak Pendapat
Menurut anda, Bagaimana Pelayanan Pengaduan Kasus-kasus HAk Asasi Manusia di Komnas HAM ?
 
mod_vvisit_counterHari ini1953
mod_vvisit_counterKemarin3742
mod_vvisit_counterMinggu ini13323
mod_vvisit_counterMinggu lalu19168
mod_vvisit_counterBulan ini86186
mod_vvisit_counterBulan lalu48208
mod_vvisit_counterTotal Kunjungan1811785

We have: 13 guests, 13 bots online
IP anda: 38.107.179.229
 , 
Tanggal: 24 May, 2012