link rel="shortcut icon" href="/favicon.ico" >
Get Adobe Flash player
Please wait while JT SlideShow is loading images...
Sidang Paripurna
Pengadaan Barang&Jasa

Cukup Sudah Pembiaran Kemiskinan

Jakarta --- Deklarasi “Cukup Sudah Pembiaran Kemiskinan” yang diserukan bersama oleh UKP2K, KPK, Komnas HAM, Komnas Perempuan, KPAI, Ombudsman Republik Indonesia, dan Kemitraan dilaksanakan di Tugu Proklamasi, tanggal 23 Agustus 2011 lalu, mulai pukul 15.30. Deklarasi ini diharapkan dapat memperkokoh komitmen mengatasi kemiskinan dan pemiskinan yang hanya dapat dilakukan dengan semua elemen masyarakat. Karena kemiskinan dan pemiskinan masih merajalela di Indonesia. Masih banyak masyarakat yang tidak mampu bersekolah, meninggal karena tidak mampu berobat, kualitas hidup anak-anak generasi bangsa masih menderita gizi buruk.

 

Saat ini sudah banyak dana yang digelontorkan untuk penanggulangan kemiskinan, tetapi hasilnya tetap menunjukan kemiskinan masih di angka yang cukup tinggi. Artinya, pemberian dana tersebut bukanlah satu-satunya solusi untuk mengatasi kemiskinan dan pemiskinan. Hal ini disebabkan karena program penanggulangan kemiskinan selama ini belum menyentuh akar masalah kemiskinan, peningkatan pendanaan penanggulangan kemiskinan dari tahun ke tahun belum diikuti dengan peningkatan kualitas dan kuantitas pengurangan angka kemiskinan, lemahnya koordinasi para pemangku kepentingan pelaksana program penanggulangan kemiskinan di tingkat pusat dan daerah, serta lemahnya akuransi database kependudukan menjadi hambatan penanggulangan kemiskinan.

Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Untuk Penanggulangan Kemiskinan (UKP2K), HS. Dillon bekerja sama dengan Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan (Kemitraan) yang diwakilkan oleh Wicaksono Sarosa dan komisi-komisi Negara: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang pada saat itu tidak dapat hadir, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang diwakilkan oleh Ifdhal Kasim , Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) yang diwakilkan oleh Yuniyanti Chuzaifah, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang diwakilkan oleh Maria Ulfa, Ombudsman Republik Indonesia yang diwakilkan oleh Danang Girindrawardhana, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menyerukan momentum baru gerakan menggusur kemiskinan dan pemiskinan. Gerakan ini didengungkan dengan mengkampanyekan “Cukup Sudah Kemiskinan dan Pemiskinan”. Sudah saatnya seluruh bangsa Indonesia untuk bergandeng tangan menyatakan tekad bersama untuk mengambil langkah nyata demi memenuhi amanat konstitusi agar setiap warga Negara bisa hidup layak dan bermartabat. HS.Dillon menegaskan bahwa momentum ini sangat penting untuk memulai suatu gerakan yang konkrit. “Jangan lagi diteruskan pewarisan kemiskinan kepada anak cucu, akibat perbuatan dan pembiaran kita. Saatnya seluruh komponen Bangsa merapatkan barisan untuk melawan kezaliman, karena tidak boleh ada kemiskinan di Indonesia Merdeka. Kita bertekad meneguhkan diri untuk kembali kelandasan Republik, membangun kemanusiaan Indonesia yang adil dan beradab.”

Terakhir diperbaharui (Rabu, 12 October 2011 09:32)

 
Pengaduan
Komnas HAM Klarifikasi Pengaduan Warga, Pencemaran Lingkungan dan Kerusakan Fasum Akibat Tambang
13/04/2012 | swip
article thumbnail

TENGGARONG - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengadakan kunjungan ke Pemkab Kutai Kartanegara, beberapa waktu lalu terkait sejumlah surat pengaduan [ ... ]


Artikel Lainnya
Data dan Info Pengaduan
Jajak Pendapat
Menurut anda, Bagaimana Pelayanan Pengaduan Kasus-kasus HAk Asasi Manusia di Komnas HAM ?
 
mod_vvisit_counterHari ini112
mod_vvisit_counterKemarin3150
mod_vvisit_counterMinggu ini17111
mod_vvisit_counterMinggu lalu19607
mod_vvisit_counterBulan ini87495
mod_vvisit_counterBulan lalu48208
mod_vvisit_counterTotal Kunjungan1813094

We have: 21 guests, 15 bots online
IP anda: 38.107.179.226
 , 
Tanggal: 25 May, 2012