Indonesian   English
Mandat

Siswa SMP Cikal belajar HAM

Senin, 14 Januari 2019, Komnas HAM menerima kunjungan studi dari beberapa siswa gabungan  Sekolah Menengah Pertama (SMP) Cikal. Ada 67 siswa yang hadir didampingi oleh 10 gurunya berasal dari SMP Cikal Amri, Setu, Cipayung, Jakarta Timur dan SMP Cikal Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

Salah satu perwakilan guru SMP Cikal menyampaikan bahwa tujuan kunjungan studi ini untuk memperoleh dan memperdalam informasi tentang hak asasi manusia langsung dari pakarnya dan berharap Komnas HAM bisa memberikan pencerahan kepada para siswa yang datang.

Dalam sambutannya, Yuli Asmini selaku Plt Kepala Bagian Pendidikan dan Penyuluhan HAM menjelaskan secara singkat tentang profil Komnas HAM, fungsi Komnas HAM, kerja-kerja yang telah dilakukan Komnas HAM, tantangan dan hambatan yang dihadapi Komnas HAM. “Informasi lebih detail nanti akan disampaikan oleh para Penyuluh HAM Komnas HAM,” tambah Yuli Asmini

Untuk mengenalkan tentang Komnas HAM, Tim Penyuluh memutarkan video grafis profil Komnas HAM, video grafis tentang apa itu HAM dan video dokumenter tentang pelanggaran HAM di sekolah.

Dalam paparannya, Rusman Widodo menyampaikan tentang profil komnas HAM, pengertian HAM, hak dan kewajiban terkait HAM, pelanggaran HAM. Juga dilengkapi dengan pemaparan terkait isu terkini seperti hoaks, bullying, penyandang disabilitas, kelompok minoritas dan kebebasan beragama.

Dalam sesi Tanya jawab antara siswa dengan penyuluh, banyak pertanyaan menarik yang mereka tanyakan, diantaranya tentang bagaimana sikap Komnas HAM terhadap penerapan hukuman cambuk di Nanggroe Aceh Darussalam, hukuman mati, perkawinan sesama jenis, sikap Komnas HAM bila menjumpai ada aturan yang bertentangan dengan nilai-nilai HAM.

Kunjungan studi ini diakhiri dengan saling bertukar cindera mata dan foto bersama. Rombongan kunjungan diterima oleh Tim Penyuluh yang terdiri dari Yuli Asmini, Rusman Widodo, Hari Reswanto, Sri Rahayu dan Martin.

(Rusman Widodo)

Short link