Kabar Latuharary

Pelatihan Hak Ekosob di Philipina

Pada23-27 Januari 2017, beberapa staf Komnas HAM berkesempatan mengikuti pelatihan“Blended Learning Course on MonitoringEconomic, Social and Cultural Rights (ESCR) for National Human RightsInstitutions”.

Pelatihandiadakan di Manila, Filipina, dengan penyelenggara Asia Pacific Forum (APF) bekerjasama dengan Center for Economic and Social Rights (CESR).

Selaindiikuti oleh Komnas HAM, institusi nasional hak asasi manusia lain yang beradadi kawasan Asia Tenggara juga mengikuti pelatihan ini, yaitu dari Malaysia,Thailand, Filipina, Myanmar, dan Timor Leste.

StafKomnas HAM yang mengikuti kegiatan tersebut diantaranya adalah Fifa (BagianPenyuluhan) dan Yuli (Bagian Pengkajian/Penelitian).

Dalampelatihan ini, peserta dilatih menggunakan OPERAFramework untuk mengukur pemenuhan hak ekonomi, sosial dan budaya (ekosob)oleh pemangku kewajiban.

Adaempat langkah utama dalam OPERA Frameworkyaitu dengan melihat hasil (outcomes),upaya kebijakan (policy efforts),sumber daya (resources), danpenilaian (assessment).

Pelatihanini sendiri diharapkan dapat memperkaya metode yang digunakan oleh institusinasional hak asasi manusia dalam memantau pemenuhan hak ekosob di negaranya.Selain itu juga dapat berbagi pengalaman dengan negara-negara yang masih beradadalam satu kawasan. (Fifa)


Short link