Kabar Latuharary

Sinergi Komnas HAM dan Polda Sulteng di Bidang Deradikalisasi

Dalam rangka untuk menjalin sinergi dalam menanggulangi faham radikalisme, Komnas HAM sepakat bekerjasama dengan Polda Sulawesi Tengah.

Kesepakatan itu terjadi dalam pertemuan antara Wakapolda Sulteng Kombes Aris Purnomo dengan Plt. Kabiro Renwaskes Sriyana, yang dilaksanakan di ruang rapat Mapolda Sulteng pada Jumat, 3 November 2017.

Hadir dalam pertemuan tersebut para pejabat utama Polda Sulteng, Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM Sulteng Dedy Askari, Plt. Kabag Penyuluhan Mimin Dwi Hartono dan staf dari kedua lembaga.

"Kami berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas anggota Polri sehingga bebas dari pelanggaran HAM," ujar Kombes Aris. Ia pun sangat senang dengan adanya kerjasama dengan Komnas HAM.

Sementara itu Sriyana menyampaikan bahwa sebagai permulaan kerjasama, akan diadakan Lokakarya tentang Deradikalisasi dalam Perspektif HAM pada 20 November 2017. 

"Dengan adanya kegiatan ini maka sinergi antara kedua lembaga bisa terjalin," ujar Sriyana.

Sementara itu, Penyuluh HAM Adoniati Meyria dalam paparannya menyampaikan bahwa Komnas HAM telah menjalin kerjasama dengan belasan Polda dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Hal ini didasari oleh kebutuhan perlunya peningkatan kapasitas Polri karena menjadi lembaga yang paling banyak diadukan ke Komnas HAM.

Sedangkan Dedy Askari menambahkan, kerjasama antara Polda Sulteng dan kantor perwakilan Komnas HAM selama ini telah terjalin dengan baik.

Mimin Dwi Hartono menyampaikan, bahwa oleh karena Poso menjadi salah satu daerah operasi penumpasan terorisme, maka kegiatan dengan Polda Sulteng nantinya akan selaras dengan kerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. 

"Diharapkan, dalam kegiatan lokakarya nanti, akan disertai dengan penandatangan Perjanjian Kerja Sama antara Komnas HAM dan Polda Sulteng, sebagai landasan kerjasama yang berkelanjutan," papar Mimin. (MDH)
Short link