Kabar Latuharary

Arsul Sani Wakili Ketua TKN Hadir pada Bedah Visi Misi

Hari ini (19 Februari 2019), Komnas HAM menyelenggarakan acara #BedahVisiMisi Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01 terkait komitmen terhadap perlindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Arsul Sani, mewakili Ketua TKN hadir memaparkan visi misi Paslon Nomor Urut 01. "Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada Komnas HAM karena telah menyelenggarakan acara ini", tutur Arsul. Selain memaparkan, Arsul Sani juga menerima masukan dan kritisi visi misi dari peserta yang hadir.

Tiga isu yang dibahas pada bedah visi misi ini sesuai dengan isu prioritas Komnas HAM, yaitu : penyelesaian pelanggaran berat HAM masa lalu, reforma agraria, serta intoleransi dan radikalisme berbasis kekerasan. Untuk isu penyelesaian pelanggaran berat HAM masa lalu, Arsul menyampaikan bahwa TKN membuka pengembangan alternatif lain selain judicial, misalnya non judicial. "Tapi mengembangkan alternatif lain ini tanpa menutup opsi penyelesaian melalui judicial" tegas Arsul Sani.

Soal isu reforma agraria, Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, menyampaikan bahwa pembangunan dan reforma agraria harus dilakukan dengan pendekatan yang berbasis hak asasi manusia.

Selain ketiga isu di atas, Arsul Sani juga mendapat masukan dari Komisioner Komnas Perempuan (Saur Situmorang) terkait pemajuan dan penegakan hak-hak perempuan serta masukan dari Komisioner KPAI (Jasra Putra) terkait seruan untuk tidak melibatkan anak-anak pada kampanye dan meningkatkan hak anak yang saat ini berada pada titik rawan.

Pendidikan HAM yang masuk pada materi pendidikan pun diungkap oleh Arsul sebagaimana tertuang pada Visi Misi Pasangan Calon Nomor Urut 1. Virin, salah satu peserta, menyampaikan bahwa jika ingin mengembangkan pendidikan HAM, yang perlu dilakukan adalah jangan ada pembatasan pada pencarian pengetahuan, tidak ada lagi pemberangusan buku, dan harus ada pengungkapan kebenaran terkait sejarah.

Menanggapi semua masukan, saran, dan kritik yang ada, Arsul menegaskan "setelah ini, sore hari, saya akan bertemu Pak Jokowi. Saya akan menyampaikan hasil pertemuan ini".

(SR)
Short link