Kabar Latuharary

Komnas HAM Terima Kunjungan Duta Besar Swiss untuk Indonesia

Latuharhary – Ketua Kommas HAM, Ahmad TaufanDamanik, menerima kunjungan Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor Leste danASEAN, His Excellency Mr Kurt Kenz didampingi Deputy Head Political Section (Second Secetary), Ralph A. Stamm, diruang kerja ketua Komnas HAM Jalan Latuharhary No.4B Menteng Jakarta Pusat,Senin, 8 April 2019.

 

MrKurt Kenz menyampaikan maksud dari kunjungannya tersebut adalah untukmemperoleh informasi seputar Komnas HAM baik terkait mandat lembaga ini dankasus-kasus pelanggaran HAM yang tengah ditangani. “Kami juga berkeinginanuntuk memperkuat kerjasama antara Pemerintah Swiss melalui Kedutaan Besar Swissdi Jakarta dengan Komnas HAM,” katanya.

 

Padakesempatan tersebut, Mr Kurt Kenz, juga memberikan beberapa dokumen berupa buku-bukupanduan, kebijakan dan publikasi terkait isu Pembela HAM (HR Defender), HukumanMati (Death Penalty) dan  Pencegahan Pentiksaan  (Anti Torture). “Kamiperlu menyampaikan bahwa Kedutaan Besar Swiss telah melakukan kerjasama denganKementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia khususnya Direktorat Jenderal HAMterkait penanganan isu Torture danHak- hak Perempuan,” ungkapnya.  

 

Selanjutnya,Mr Kurt Kenz juga mengusulkan agar keduabelah pihak, yaitu Kedutaan dan KomnasHAM untuk memperkuat hubungan dengan melakukan kerjasama yang menguntungkan. “Kamimenawarkan area kerjasama di bidang Pencegahan Penyiksaan (Anti Torture),” tukasnya.

 

Ketua KomnasHAM, Ahmad Taufan Damanik, menanggapi permintaan kerjasama yang ditawarkan olehYM Duta Besar, menjelaskan bahwa saat ini Komnas HAM tengah  melakukankerjasama dengan 4 (empat) Lembaga yaitu Komnas Perempuan, KPAI, Ombudsman danLPSK perihal Mekanisme Pencegahan Kekerasan. Di bidang yang sama,  KomnasHAM juga sedang berkerjasama dengan Association Prevention of Torture (APT).

 

Ketuajuga menyampaikan perlunya peningkatan kapasitas lembaga-lembaga yang saat ini tengahbekerjasama dalam bidang Mekanisme Pencegahan Kekerasan.

 

Terkaitteknis tindaklanjut kerjasama tersebut, Ketua mengusulkan untuk dilakukan technical meeting antara Kedutaan Swiss dan Komnas HAM tentang identifikasiarea kerjasama yang akan dilakukan kedua belah pihak.

 

Padakesempatan pertemuan tersebut, Ketua juga menyampaikan apresiasi dan ucapanterima kasih kepada YM Duta Besar dan SecondSecretary atas kunjungannya ke Komnas HAM. Ketua kemudian menjelaskaninformasi singkat terkait mandat Komnas HAM dan isu-isu prioritas yang saat inisedang ditangani Komnas HAM.

 

Ketuasecara rinci menjelaskan bahwa Komnas HAM telah menangani 10 (sepuluh) kasuspelanggaran HAM berat yang berkas hasil penyelidikannya telah disampaikan keKejaksaan Agung. Ketua juga menjelaskan peran Komnas HAM di level sub-regional,regional dan internasional melalui SEANF, APF dan GANHRI.  (Andre/ ENS)

Short link