Kabar Latuharary

Kunjungan JDIH Komnas HAM ke JDIH Pemrov Jabar

Dalam upaya memajukan pengelolaanJaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH), Kamis (28/2/2019), Tim JDIHKomnas HAM melakukan kunjungan ke JDIH Pemerintah Provinsi Jawa Barat.  Kegiatan diskusi ini merupakan tindak lanjutkerjasama yang telah dilaksanakan sejak 2018. Sebagai informasi, pada 2018 JDIHPemrov Jabar meraih peringkat pertama penghargaan JDIH terbaik dalam kategoriPemerintah Provinsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan Hak AsasiManusia melalui Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN).

Hairansyah, Wakil Ketua InternalKomnas HAM berharap agar tim JDIH Komnas HAM selalu dapat berkoordinasi denganJDIH Pemrov Jabar. Koordinasi ini diharapkan bisa meningkatkan hubungankerjasama yang telah dibangun dan mendukung Komnas HAM dalam meningkatkan danperbaikan JDIH Komnas HAM untuk lebih profesional dan menjadi data sumber JDIHdalam bidang HAM.

Senada dengan hal tersebut, DennyWahjudin selaku Kepala Bagian Bantuan Hukum dan HAM juga berharap kerjasamatidak hanya terbatas selama 3 tahun sejak ditandatangani Perjanjian Kerjasama(PKS) 1 April 2018, tetapi bisa diperpanjang dalam jangka waktu yang lama. Halini sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan jaman, terutama di bidang HAM.

Sementara itu dalam paparannya didepan JDIH Pemrov Jabar, Rima Purnama Salim selaku PIC JDIH Komnas HAMmenyampaikan salah satu tujuan terbentuk JDIH Komnas HAM adalah penataanperaturan internal, aksebilitas dan pembuatan database produk hukum. “Sementaraitu konten web JDIH juga mulaidikembangkan melalui penambahan konten terkaik kovenan internasional daninformasi hukum, glocery HAM”, tambahnya.

Supriadi selaku Kepala Sub BagianDokumentasi dan Penyuluhan Hukum menyampaikan JDIH Pemrov Jabar juga melakukanpengawasan terhadap JDIH masing-masing SKPD. “Untuk memacu peningkatanpengelolaan JDIH di setiap SKPD, JDIH Pemrov Jabar selalu membuat inovasi,salah satunya dengan menyelenggarakan JDIH Award untuk Kabupaten/Kota setiaptahunnya”, tambahnya.

Tim JDIH Komnas HAM terdiri dariHariansyah, Widjatmoko, Markos Amra, Yhodisman, Rima Purnama Salim, Jidarmin,Ruhaida Ivasari, Elsa Wardani dan Martin.

(AUF).

Short link