Kabar Latuharary

Di Balik Pengamanan Unras di Komnas HAM

Latuharhary – Antisipasi pengamanan aksi unjuk rasa (unras), Komnas HAM berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan, seperti yang terjadi pada hari Jumat (28/06/19). Pada hari itu ratusan pendemo dari berbagai aliansi mendatangi Komnas HAM.

Pihak kepolisian mengalihkan arus lalu lintas yang menuju ke kantor Komnas HAM karena banyaknya pendemo yang berdatangan setelah selasai sholat jumat. Jalanan di depan Komnas HAM pun dipenuhi mobil barracuda Brimob yang berjejer untuk mengendalikan massa guna mengantisipasi apabila demo berakhir rusuh.

“Ada 230 pasukan yang diturunkan untuk mengamankan Komnas HAM hari ini, tidak hanya dari Sabhara, tetapi ada juga Satlantas, Brimob dan TNI AD”, tutur Aang Suryana Kepala Pos Polisi Latuharhary saat ditemui tim dari Komnas HAM di depan ruang pengaduan Asmara Nababan.

Kamdani selaku Kepala Pos Polisi Suropati menjelaskan bahwa telah ada koordinasi antara Komnas HAM dengan Polda Metro Jaya pada malam sebelum demo berlangsung.

“Demontrasi yang akan terjadi di Komnas HAM sebelumnya telah diinfokan oleh pihak Polda. Berdasarkan surat pemberitahuan yang masuk, kemudian Polda akan mengkoordinasikan ke masing-masing wilayah,” ujar Kamdani

Aang mengungkapkan bahwa koordinasi yang dilakukan dengan Komnas HAM tergolong mudah dan terbuka. “Kami senang ditugaskan menjaga keamanan di Komnas HAM karena pihak Komnas HAM yang terbuka dan tidak neko-neko sehingga koordinasinya enak, ada saling kerjasama antara kita dan pihak keamanan Komnas HAM”, ungkap Aang.

Mereka pun tak sungkan mengungkapkan suka dan duka sebagai aparat kepolisian dalam menjalankan tugasnya menjaga keamanan, termasuk tuntutan untuk meninggalkan keluarga selama berbulan-bulan demi menjalankan tugas negara.

“Ini sudah 2 bulan lamanya bertugas tidak pulang ke rumah karena sebagian besar dari mereka itu diambil dari daerah-daerah untuk membantu pengamanan di Jakarta yang lagi panas-panasnya pasca pemilu”, pungkas Kamdani sambil menunjuk kerumunan pasukan Brimob yang menjaga gerbang belakang Komnas HAM. (Ratih/ibn)

Short link