Kabar Latuharary

Komnas HAM Siapkan Peran Strategis Lewat Rakornas 2020

Tangerang - Komnas HAM menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional bertema "Membangun Sinergi Pelaksanaan Fungsi Komnas HAM Melalui Penguatan Koordinasi Perencanaan Program Komnas HAM" di Hotel Aryaduta, Karawaci, Tangerang, Selasa (18/2/2020).

"Rakornas menyiapkan rencana kerja yang lebih matang secara bersama-sama sehingga bersinergi antar unit di tahun 2021 dan Komnas HAM layak untuk didukung peningkatan anggarannya di tahun-tahun yang akan datang,” jelas Sekretaris Jenderal Komnas HAM Tasdiyanto.

Optimisme tersebut berhasil terealisasikan lantaran pagu anggaran 2020 bagi Komnas HAM sebesar Rp 104 miliar. Besaran anggaran tersebut meningkat dibandingkan anggaran tahun 2019 yang mencapai Rp 92 miliar. Penyerapan anggaran kerja lembaga pun kian meningkat.

"Tahun 2019 kita telah mengalami peningkatan dari serapan anggaran kita. Sebelumnya dari 80 persen jadi 95,8 persen dengan capaian sasaran kinerja 100 persen. Ini adalah prestasi kita semua yang tentunya jerih payah dari unit," lanjut Tasdiyanto.



Demi optimalisasi kinerja, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik memberikan suntikan semangat untuk tetap memperkuat kerangka berpikir lembaga Komnas HAM dalam penyusunan rencana kerja ke depan. 
“Yang jadi gambaran besar bagi kita adalah apa sesungguhnya yang menjadi tantangan kita sebagai Komnas HAM dalam situasi global saat ini," kata Taufan.

Taufan menyebutkan bahwa ada suatu situasi global yang memengaruhi situasi Republik Indonesia yang berdampak juga pada situasi HAM. Peran strategis Komnas HAM pun dinilai semakin tinggi sekaligus menemui tantangan yang kompleks.

"Komnas HAM harus bisa menentukan apa peran strategis ke depan. Peningkatan profiling dari Komnas HAM menjadi lebih tinggi adalah fokus kita semua bukan hanya komisioner termasuk para staf," tegas Taufan.
Peran serta keenam kantor perwakilan Komnas HAM diharapkan semakin diperkuat. Langkah-langkah strategis harus dipadukan dengan perencanaan anggaran sesuai kerangka kerja organisasi.

“Jangan lupakan kerangka strategis berpikirnya. Sehingga kita punya argumen bahwa ini bukan karena kami gila anggaran, tapi karena kebutuhan strategis dari lembaga HAM yang juga kebutuhan strategis bangsa Indonesia,” ungkap Taufan.

Selain mengelaborasi rencana anggaran 2020-2021, Rakornas yang dihadiri para komisioner, jajaran struktural, dan kepala kantor perwakilan juga diisi diskusi dengan narasumber dari tiga instansi terkait penganggaran, yaitu Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, dan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (SP/IW)

Short link