komnasham.go.id

 

Perbuatan Apa Saja Yang Dapat Saya Adukan Ke Komnas HAM?

In Pengaduan |
9:02 AM - 28 February 2013 Super User Kategori Sebelumnya: Kasus

KATEGORISASI JENIS PELANGGARAN HAM YANG DAPAT DIADUKAN KE KOMNAS HAM

 

 

I. Berdasarkan UU No 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia

 

Jenis-jenis tindakan atau pelanggaran terhadap hak asasi manusia  yang dapat diadukan ke Komnas HAM sebagaimana diatur dalam UU No. 39 tahun 1999 tentang HAM adalah tindakan atau pelanggaran terhadap:

 

1.     Hak untuk hidup (pasal 9)

 

a.   Hak untuk mempertahankan hidup

 

b.  Hak atas lingkungan hidup

 

2.     Hak berkeluarga dan melanjutkan keturunan (pasal 10)

 

a.   Hak untuk bebas berkeluarga dan melanjutkan keturunan

 

3.     Hak mengembangkan diri (pasal 11)

 

a.   Hak atas pendidikan

 

b.  Hak atas kebebasan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya

 

c.   Hak untuk memperoleh manfaat ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya

 

4.     Hak memperoleh keadilan (pasal 17)

 

a.   Tidak dihormatinya hak tersangka

 

b.  Tidak dihormatinya hak saksi dan korban

 

c.   Tidak dihormatinya hak pelapor

 

d.  Tidak dihormatinya terdakwa

 

e.   Tidak dihormatinya hak tahanan dan narapidana

 

f.    Hak untuk bebas atas diskriminasi dalam proses hokum

 

5.     Hak atas kebebasan pribadi (pasal 20)

 

a.   Hak atas keutuhan pribadi

 

b.  Hak atas kebebasan beragama dan berkeyakinan

 

c.   Hak untuk mempunyai, mengeluarkan, dan menyebarluaskan pendapat

 

a.   Hak untuk berkumpul, berapat, dan bersrikat

 

b.  Hak untuk mendirikan Parpol, LSM, atau organisasi lainnya

 

c.   Hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum

 

d.  Hak atas status kewarganegaraan

 

a.   Hak untuk bebas bergerak, berpindah, dan bertempat tinggal dalam wilayah RI

 

6.     Hak atas rasa aman (pasal 28)

 

a.   Hak untuk mencari suaka

 

b.  Hak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan hak miliknya

 

c.   Hak atas rasa aman, tenteram, dan perlindungan terhadap ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu

 

d.  Hak atas kebebasan gangguan terhadap tempat tinggal

 

e.   Hak atas kerahasiaan dalam hubungan surat menyurat

 

f.    Hak untuk bebas dari penyiksaan, penghukuman, atau perlakuan lain yang kejam, tidak manusiawi, atau merendahkan derajat dan martabat kemanusiaan

 

g.   Hak untuk bebas dari kesewenang-wenangan penangkapan, penahanan, pengucilan, pengasingan, atau pembuangan

 

7.     Hak atas kesejahteraan (pasal 36)

 

a.   Hak untuk mempunyai milik

 

b.  Hak untuk mendapatkan ganti kerugian

 

c.   Hak terhadap pemenuhan syarat ketenagakerjaan dan kepegawaian

 

d.  Hak untuk mendirikan serikat pekerja

 

e.   Hak untuk bertempat tinggal serta berkehidupan yang layak

 

f.    Hak atas kesehatan

 

8.     Hak turut serta dalam pemerintahan (pasal 43)

 

a.   Hak dipilih dan memilih dalam pemilu

 

b.  Hak turut serta dalam pemerintahan dengan langsung atau dengan perantaraan wakil

 

c.   Hak mengajukan pengaduan dalam rangka pelaksanaan pemerintahan yang bersih

 

9.     Hak wanita (pasal 45)

 

a.   Hak keterwakilan perempuan dalam pemilu serta dalam pemilihan anggota badan legislatif, eksekutif, dan yudikatif

 

b.  Hak memperoleh pendidikan dan pengajaran

 

c.   Hak untuk memilih, dipilih, dan diangkat dalam pekerjaan dan jabatan

 

d.  Hak mendapatkan perlindungan khusus berkaitan dengan fungsi reproduksi perempuan

 

e.   Hak atas kesetaraan dengan suami

 

10.    Hak anak (pasal 52)

 

a.   Pengabaian terhadap hak kelangsungan hidup

 

b.  Pengabaian terhadap hak mendapatkan perlindungan

 

c.   Pengabaian terhadap hak untuk tumbuh kembang

 

d.  Pengabaian terhadap hak untuk berpartisipasi

 

 

 

 

 

II. Berdasarkan UU No 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi  Ras dan Etnis

 

Selain kesepuluh jenis tindakan pelanggaran HAM sebagaimana yang diatur dalam UU No 39 Tahun 1999, Komnas HAM juga turut mengambil bagian vital dalam melakukan fungsi pengawasan terhadap segala bentuk upaya penghapusan diskriminasi ras dan etnis sesuai yang diatur dalam pasal 8 ayat (1) UU No. 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

 

Ketentuan pasal 1 angka 1 undang-undang tersebut mendefinisikan bahwa yang dimaksud dengan diskriminasi ras dan etnis adalah segala bentuk pembedaan, pengecualian, pembatasan, atau pemilihan berdasarkan pada ras dan etnis, yang mengakibatkan pencabutan atau pengurangan pengakuan, perolehan, atau pelaksanaan hak asasi manusia dan kebebasan dasar dalam suatu kesetaraan di bidang sipil, politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

 

Sedangkan pasal 4 mengatur mengenai jenis-jenis tindakan diskriminatif yang dapat diadukan ke Komnas HAM yang diantaranya meliputi:

 

a.   memperlakukan pembedaan, pengecualian, pembatasan, atau pemilihan berdasarkan pada ras dan etnis, yang mengakibatkan pencabutan atau pengurangan pengakuan, perolehan, atau pelaksanaan hak asasi manusia dan kebebasan dasar dalam suatu kesetaraan di bidang sipil, politik, ekonomi, sosial, dan budaya; atau

 

b.  menunjukkan kebencian atau rasa benci kepada orang karena perbedaan ras dan etnis yang berupa perbuatan:

 

1.   membuat tulisan atau gambar untuk ditempatkan, ditempelkan, atau disebarluaskan di tempat umum atau tempat lainnya yang dapat dilihat atau dibaca oleh orang lain;

 

2.   berpidato, mengungkapkan, atau melontarkan kata-kata tertentu di tempat umum atau tempat lainnya yang dapat didengar orang lain;

 

3.   mengenakan sesuatu pada dirinya berupa benda, kata-kata, atau gambar di tempat umum atau tempat lainnya yang dapat dibaca oleh orang lain; atau

 

4.   melakukan perampasan nyawa orang, penganiayaan, pemerkosaan, perbuatan cabul, pencurian dengan kekerasan, atau perampasan kemerdekaan berdasarkan diskriminasi ras dan etnis.

 

 

 

 

 

 

Enjoyed this article? Share it