Pemantauan dan Penyelidikan

Komnas HAM Buka Pos Pengaduan di Bekasi

KomnasHAM membuka pos konsultasi dan pengaduan di Kabupaten Bekas pada 1-4 Agustus2017. Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan LPBH NU Kab. Bekasi.


KabupatenBekasi dipilih karena merupakan wilayah yang paling pesat perkembanganekonominya di Provinsi Jawa Barat. Faktanya bahwa tingkat ivestasinya menjadiyang teratas diantara Kabupaten/Kota Lainnya dan mencapai 20 – 25 % dari totalinvestasi yang masuk di Provinsi Jawa Barat. Hal ini diakibatkan ketersediaanlahan yang masih luas untuk kegiatan pembangunan.


Olehkarena itu Kabupaten Bekasi memiliki potensi konflik dan kasus dugaanpelanggaran HAM yang cukup besar, siklus konflik yang selalu berulang akibatdari pembangunan yang selalu terjadi adalah sengketa kepemilikan tanah antaramasyarakat dengan korporasi dan/atau Pemerintah Daerah. 


Untukitu, kegiatan Komnas HAM bertujuan untuk menginformasikan kepada warga Bekasi dansekitarnya tentang tata cara mengadu ke Komnas HAM dan membuka kesempatan bagi wargauntuk bisa menyampaikan berkas pengaduan langsung ke Komnas HAM


Adapuntarget yang hendakdicapai adalah adanya akses yang efektif dan efisien bagi warga untukmelaporkan kepada Komnas HAM tentang peristiwa yang diduga merupakanpelanggaran HAM yang dialaminya; berjalannya fungsi pelayanan pengaduan di KomnasHAM sebagai pelayanan publik yang bergerak lebih aktif, dengan salah satutujuan adalah bahwa dari data pengaduan yang diterima dapat dijadikan indikatoruntuk mengukur tingkat kepatuhan Negara/Pemerintah dalam melaksanakankewajibannya berupa penghormatan, perlindungan dan pemenuhan HAM bagimasyarakat


Selainitu, penyebarluasan informasi bagi masyarakat baik sebagai korban maupunpendamping, serta tentang tugas dan fungsi serta kewenangan Komnas HAM dalampenerimaan dan penanganan kasus pelanggaran HAM; peningkatanpengetahuan dan pemahaman warga Bekasi tentang Hak Asasi Manusia, sehinggamenciptakan suatu kondisi yang kondusif bagi pemajuan HAM; dan adanyapertanggungjawaban kegiatan yang dapat dijadikan acuan bagi pelaksanaankegiatan yang sama di kemudian hari untuk dapat lebih baik. (Riang)

Short link