Kabar Latuharary

Ibu Faisal Amir Mengadu ke Komnas HAM

Kabar Latuharhary – Hj. Siti Asmah Ratu Agung, S.E, M.Kes, Ibu dari salah seorang mahasiswa korban kerusuhan demo di DPR, Faisal Amir, mengadukan nasib anaknya ke Komnas HAM Menteng Jakarta pada Jumat sore (27/09/19).

Kedatangan Asmah yang didampingi oleh kerabat serta kuasa hukumnya Sumadi Atmaja, diterima langsung oleh Amiruddin Al-Rahab selaku Koordinator Penegakan HAM sekaligus Komisioner Subkomisi Pemantauan di ruang Media Center Komnas HAM. 

Pada kesempatan tersebut Asmah mengungkapkan kondisi anaknya yang sangat memprihatinkan karena masih terbaring di RS. Pelni dengan luka parah di bagian kepala. Ia pun meminta kepada Komnas HAM untuk melakukan penyelidikan atas penganiayaan yang dianggap brutal itu.

“Saya mohon kepada Komnas HAM untuk mengusut tuntas siapa pelaku kekejaman terhadap Faisal Amir anak saya,”ungkap Asmah dengan mata yang berkaca-kaca.

Sesungguhnya Asmah menyampaikan penyesalannya yang sangat mendalam sehingga peristiwa brutal semacam ini harus dialami oleh buah hati yang sangat ia sayangi. “Anak saya ini anak yang baik, mahasiswa yang peduli dengan sesama, bukan mahasiswa bayaran. Ia bertekad memperjuangkan nasib bangsanya. Kita seharusnya mendengarkan, peduli terhadap kaum milineal ini dimana 10 tahun ke depan akan memimpin bangsa ini menggantikan kader-kader yang sudah umur,”sesalnya. 

Lebih lanjut Asmah menyampaikan dugaannya bahwa kepala Faisal dipukul berulang kali dengan benda keras hingga tengkoraknya pecah dan saat ini sudah dilakukan operasi namun tempurung kepalanya belum dipasang kembali dikarenakan otaknya yang masih membengkak. “Sementara tengkoraknya disimpan di perut, tapi Alhamdulillah selaput otaknya sudah ditutup dan darah sudah dibuang terus dilapisi sama kulit,”jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kondisi Faisal saat ini telah siuman pasca operasi 8 jam. “Kamis pagi (26/09/19) Faisal sudah sadar, tetapi dia masih belum mampu mengingat kronologi peristiwa yang menimpa dirinya dan dokter menerangkan jika dalam 1 atau 2 hari ini akan keluar dari ICU,”terang Asmah.

Menanggapi peristiwa yang dialami Faisal dan para korban lainnya, Amir menyatakan bahwa Komnas HAM akan menangani kasus ini secara serius hingga adanya penegakan hukum. “Komnas HAM pasti terus berupaya untuk meminta pihak-pihak terkait agar serius menangani peristiwa ini, hingga adanya penegakan hukum. Kita akan terus pantau dan melakukan komunikasi dengan banyak pihak untuk mencari keterangan lain atas peristiwa ini,”jelasnya.

Amir pun menyampaikan apresiasinya kepada segenap kaum muda di seluruh penjuru negeri karena tidak hanya muda, mereka pun mampu bersikap kritis, bahkan melakukan upaya kongkret untuk membangun bangsa bersama-sama. “Kaum muda adalah masa depan Republik ini, mereka perlu diapresiasi dengan baik dan saya berharap tidak ada lagi korban yang berjatuhan karena peristiwa ini sebagaimana kita ketahui bersama tidak hanya terjadi di Jakarta,” harapnya.

Perlu diketahui, bahwa Komnas HAM telah membentuk tim khusus untuk menangani kasus ini. Tim bahkan sudah melakukan penyelidikan atas peristiwa demonstrasi yang berpusat di sekitar gedung DPR RI tersebut. (Ratih/ENS)

Short link