Kabar Latuharary

Sekjen Komnas HAM Melantik Kepala Kantor Perwakilan

Latuharhari - Sekretaris Jenderal Komnas HAM Tasdiyanto melantik empat kepala kantor perwakilan Komnas HAM di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta (10/10/19).

Empat kepala kantor perwakilan yang dilantik antara lain Benediktus Sarkol, S.Pd (Kepala Kantor Perwakilan Provinsi Maluku), Sepriady Utama, S.H (Kepala Kantor Perwakilan Provinsi Aceh), Nelly Yusnita, S. Hut, MM (Kepala Kantor Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat) dan Frits Bernard Ramandey, S. Sos (Kepala Kantor Perwakilan Provinsi Papua).

Pelantikan dan sumpah jabatan ini dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Komnas HAM Tasdiyanto berdasarkan Surat Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Nomor 040/Kep.0.0.3/X/2019 tentang Pengisian Jabatan Administrator (Eselon III A) di Lingkungan Sekretariat Jenderal Komisi Nasional Hak Asasi Manusia.

"Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggungjawab yang diberikan," ucap Tasdiyanto saat membacakan naskah pelantikan.



Pada kesempatan itu, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyampaikan ucapan selamat kepada kepala perwakilan yang sudah resmi dilantik. "Atas nama seluruh komisioner, saya ucapkan selamat kepada Ibu dan Bapak yang baru saja dilantik menjadi kepala kantor perwakilan serta dua kepala perwakilan yang ikut menandatangani pakta integritas" ucap Taufan.

Taufan juga menyampaikan bahwa dalam satu tahun terakhir, Komnas HAM dihadapkan pada dinamika bangsa yang terus berkembang. "Kasus semakin banyak. Kasus Nduga belum selesai, sudah terjadi lagi kerusuhan di tempat lain. Tensinya dalam satu dua bulan ke depan belum menurun. Jika ada amandemen dapat menimbulkan ketidakpuasan politik dan akan terjadi kerusuhan di sana sini," papar Taufan.

Selain itu, Taufan juga menyoroti terkait kebebasan beragama dan berekspresi di Indonesia. "Kebebasan beragama dan berekspresi semakin hari mendapatkan ancaman. Baik tingkat nasional maupun internasional, banyak pihak yang cemas terhadap kondisi Indonesia," terangnya.

Ia menambahkan bahwa dengan adanya tantangan tersebut, tanggung jawab Komnas HAM semakin besar. "Kerusuhan dimana-mana, jika hak sipil politik tidak diatasi, dapat mengancam demokrasi dan kemanusiaan di Indonesia. Itu jadi tantangan Komnas HAM," ujar Taufan.

Taufan mengingatkan kembali untuk permasalahan yang berada di daerah, Komnas HAM mengandalkan kinerja kantor perwakilan. "Yang kita andalkan adalah kepala kantor perwakilan dan seluruh jajarannya. Kepala perwakilan punya tanggung jawab yang strategis karena di daerah terjadi dinamika yang besar," tegasnya.

Ia juga berpesan agar kantor perwakilan secara intensif menjalin komunikasi dengan semua komisioner. "Tidak hanya dengan sekretaris jendral maupun kepala biro, kantor perwakilan perlu menjalin komunikasi yang intensif dengan komisioner," tuturnya.

Di akhir sambutannya, Taufan mengingatkan agar kantor perwakilan menaruh perhatian kepada CPNS yang ditempatkan di wilayahnya. "Harus ada tanggung jawab dari kantor perwakilan kepada CPNS. Nantinya CPNS akan menjadi pegawai yang handal dan berkontribusi terhadap meningkatnya kepercayaan publik kepada Komnas HAM," jelasnya.

Dalam acara tersebut, hadir pula Hairansyah Wakil Ketua Internal, Sandrayati Moniaga Wakil Ketua Eksternal, Amiruddin Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan, Beka Ulung Hapsara Komisioner Pendidikan dan Penyuluhan serta jajaran pejabat struktural di lingkungan Sekretariat Jenderal Komnas HAM serta para undangan lainnya. (AM).

Short link