Kabar Latuharary

Pertemuan dengan Perwakilan AICHR untuk Indonesia dengan Komnas HAM

Latuharhary, Kunjungan perwakilan AICHR untuk Indonesia, Yuyun Wahyunigrum, dilakukan pada 8 Februari 2019 dalam rangka membagi informasi tentang rencana kerja AICHR. Pihak Komnas HAM yang menerima kehadiran Yuyun adalah Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik dan Watua Eksternal Komnas HAM, Sandra Moniaga.


Salah satu yang dibicarakan pada saat kunjungan perwakilan AICHR untuk Indonesia tersebut adalah hubungan AICHR dengan korban. Saat ini AICHR dinilai banyak pihak masih jauh dengan para korban pelanggaran HAM, pegiat HAM, dan media (bersifat elitis). Selain itu, AICHR juga dinilai masih menutup diri dan tidak bekerjasama dengan baik dengan stakeholders. Ke depannya, sudah saatnya AICHR bersikap lebih terbuka baik di tingkat nasional maupun regional dan dapat menyampaikan apa yang telah dilakukan AICHR kepada media, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya. Channel dengan korban harus mulai dibuka, sehingga dapat lebih terhubung denan AICHR.


Beberapa agenda (rencana) terkait kerjasama dengan KOMNAS HAM adalah :

  1. Rencana untuk melaksanakan pertemuan 6 bulan sekali antara AICHR, NHRIs, ACWC.
  2. AICHR Indonesia yang selama ini memiliki mandate promotion, diharapkan lebih dapat merespon beberapa persoalan. Persoalan yang menjadi perhatian antara lain adalah kasus migrasi. Komnas HAM juga diharap dapat berpartipasi dalam regional workshop untuk membahas kemungkinan pembentukan mekanisme regional yang menangani hak-hak korban;
  3. Membahas Usulan kemungkinan adanya Regional Human Rights Court.
  4. Komnas HAM diharap dapat membantu AICHR untuk melaksanakan Workshop Regional dengan NHRIs dan SEANF. Workshop terkait dengan hak-hak korban, statelesness, domestic workers.  Kebetulan beberapa isu yang dimiliki AICHR juga menjadi isu yang menjadi perhatian dari anggota SEANF.

Sebagai penutup, Yuyun yang saat ini bertindak sebagai perwakilan AICHR sejak 2019 berharap dapat menindaklanjuti beberapa komitmen yang telah dibuat pada masa sebelumnya dan membangun suatu forum regional yang fokus pada komunikasi yang efektif dan kerja bersama antar stakeholders di ASEAN. Lebih lanjut, Sdri. Yuyun mengharapkan dapat membangun suatu fourm nasional yang dapat meningkatkan komunikasi Indonesia dengan stakeholders di tingkat nasional dan aktor-aktor dari kalangan pemerintah. (Sasanti/Jeffry)

Short link