Kabar Latuharary

Komnas HAM RI Peringati 75 Tahun Indonesia Merdeka Secara Virtual

Latuharhary - Upacara bendera untuk memeringati kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 tahun di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat kali ini terasa berbeda.

Hanya sekira 30 orang mengikuti upacara pada Senin (17/8/2020). Nampak, para peserta yang terdiri dari Ketua Komnas HAM, Komisioner, Sesjen, pejabat struktural beserta para petugas berbaris di lapangan dengan mengikuti protokol kesehatan. Ratusan staf Komnas HAM sejatinya mengikuti seremoni tahunan ini, namun secara virtual via webinar dan Live YouTube Komnas HAM. Meski berlangsung virtual, susunan tata upacara dan suasana pelaksanaan berlangsung khidmat.

Pandemi COVID-19 banyak mengubah kebiasaan umum, salah satunya dalam merayakan kemerdekaan. Bahkan upacara di Istana Negara pun dilakukan secara virtual.


Peringatan HUT ke-75 RI tahun mengambil tema “Indonesia Maju”. Pemilihan tema "Indonesia Maju" memiliki arti, yaitu merepresentasikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Selain itu, tema tersebut mengisyaratkan kesetaraan dan pertumbuhan ekonomi untuk rakyat Indonesia, serta perkembangan nyata dalam bekerja untuk mempersembahkan hasil yang terbaik kepada semua rakyat Indonesia.

Tema tadi juga tersirat dalam amanat Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik. Ia mengajak semua masyarakat Indonesia untuk tetap bangga terhadap produk-produk buatan Indonesia. Harapannya, perekonomian bangsa dapat tumbuh kembali terutama dalam kondisi pandemi seperti sekarang.

Taufan juga menyampaikan, COVID-19 berdampak besar bagi perubahan aktivitas masyarakat termasuk aktivitas di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satunya melalui penyesuaian sistem kerja fleksibel Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH).

"Adanya perubahan ini tentu menuntut kecepatan dan kelincahan seluruh pegawai, termasuk dalam penggunaan teknologi digital," ucap Taufan. Ia menambahkan, pentingnya penggunaan teknologi digital penting dalam sistem kerja saat ini agar lembaga-lembaga tetap produktif, profesional serta tidak mengganggu layanan masyarakat.

Kesetjenan Komnas HAM RI sebagai bagian dari sistem birokrasi, dinilainya, telah berperan aktif dalam penataan struktur kelembagaan baru yang kini sedang diproses di Kementerian PANRB serta melakukan penyetaraan jabatan administrasi ke fungsional. "Kita berharap, langkah ini menjadi lompatan besar lembaga kita di tengah tuntutan perubahan yang terjadi dan kondisi krisis yang sedang melanda," imbuhnya.

Kepada seluruh ASN di Lingkungan Sekretariat Komnas HAM RI dan Komnas Perempuan RI, Taufan berpesan untuk tetap menjadi contoh bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dan aktif berpartisipasi dalam memenuhi hak atas kesehatan seluruh warga negara.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal Komnas HAM RI Tasdiyanto juga melantik 31 pejabat fungsional. Selain itu, sebanyak 56 Aparatur Sipil Negara (ASN) Komnas HAM RI menerima Piagam Satya Lencana Karya Satya 10 Tahun dari Presiden Republik Indonesia. (AM/IW)

Short link