Kabar Latuharary

Bahas Perkembangan HAM di Asia Tenggara, Komnas HAM Gelar 17th SEANF Annual Conference

Bogor – Komnas HAM RI menyelenggarakan 17th Annual Conference of The South East Asia National Human Rights Institutions Forum (SEANF) pada 24-26 November 2020. Berbagai perkembangan serta kerja-kerja anggota forum National Human Rights Institutions (NHRIs) dari enam negara di kawasan Asia Tenggara dipaparkan sebagai bentuk kontribusi di tengah krisis akibat pandemi COVID-19.

Sebagai Ketua SEANF tahun 2020, Komnas HAM bertanggung jawab untuk menjadi penyelenggara even tahunan ini. Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik menyampaikan, peran NHRIs di tengah kondisi pandemi tidak mudah. Namun, hal tersebut  tidak menyurutkan tugas dan tanggung jawab dalam melindungi dan mempromosikan hak asasi manusia.

“Situasi HAM saat ini terkait isu demokrasi merupakan hal yang harus kita waspadai di masa mendatang. Ada kecenderungan bahwa hak asasi manusia dapat dikesampingkan untuk sementara untuk mencapai dua hal, pemulihan ekonomi, dan ketertiban umum, terutama di dunia pasca pandemi,” ujar Taufan saat membuka acara, Selasa (24/11/2020).


Taufan juga mendorong seluruh anggota SEANF untuk terus meningkatkan peranannya dalam melindungi dan memajukan hak asasi manusia di negaranya masing-masing. Ia berharap langkah SEANF bisa sejalan dengan dinamika yang terjadi secara global.

Pada hari pertama perhelatan ini, masing-masing anggota menyampaikan berbagai informasi mengenai kinerja maupun pandangan terhadap perkembangan hak asasi manusia di negaranya. Selain itu, keenam anggota juga membahas sejumlah hal selama tiga hari, seperti draf laporan 2nd  Technical Working Group Online Meeting (TWG) SEANF, draft Guidelines for the Use of SEANF Social Media Platform, the progress of SEANF website, SEANF’s Guidelines on Torture Prevenetion, and the progress on establishment of SEANF Permanent Secretariat.

Sejumlah side events turut digelar. Pada hari pertama, diselenggarakan webinar internasional bertema "National and International Initiatives on Torture Prevention". Menyusul hari kedua dengan Online Dialogue on Statelessness Issue in Sabah.

Wakil Ketua Internal Komnas HAM RI Munafrizal Manan, Wakil Ketua Eksternal Komnas HAM RI Amiruddin, Sekretaris Jenderal Komnas HAM RI Tasdiyanto, Kepala Biro Perencanaan, Pengawasan Internal dan Kerja Sama Esrom Hamonangan Panjaitan beserta jajarannya turut berpartisipasi dalam perhelatan tersebut.

SEANF sendiri merupakan sebuah forum lembaga hak asasi manusia nasional yang beranggotakan enam lembaga HAM di wilayah Asia Tenggara, yakni Suruhanjaya Hak Asasi Manusia Malaysia (SUHAKAM), the Myanmar National Human Rights Commission (MNHRC), The Commission on Human Rights of the Philippines (CHRP), The National Human Rights Commission of Thailand (NHRCT), serta The Provedoria dos Direitos Humanos e Justica/ PDHJ (Timor Leste). Forum ini diinisiasi oleh empat NHRIs, Komnas HAM, SUHAKAM, CHRP, dan NHRCT sejak 2007. (AM/IW)

Short link