Kabar Latuharhary

Bertemu IJTI, Komnas HAM Siapkan Kerja Kolaboratif Bersama Jurnalis Televisi

Latuharhary - Komnas HAM menerima kunjungan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) untuk mengembangkan kerja kolaboratif.


Pengurus IJTI yang terdiri dari Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan, Sekretaris Jenderal Usmar Almarwan dan jajarannya memberikan pengenalan organisasi serta membuka jejaring komunikasi antara Komnas HAM RI dan IJTI, bertempat di Kantor Komnas HAM Jakarta, Kamis (2/2/2023). IJTI berkomitmen membantu program pemerintah melalui pemberitaan kepada masyarakat. IJTI turut melakukan advokasi terhadap jurnalis terkait hak-haknya.


Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro, Wakil Ketua Internal Pramono Ubaid Tanthowi, Wakil Ketua Eksternal Abdul Haris Semendawai, Koordinator Subkomisi Penegakan Uli Parulian Sihombing, Komisioner Pengaduan Hari Kurniawan, Komisioner Pendidikan dan Penyuluhan Putu Elvina, dan  Komisioner Pengkajian dan Penelitian Saurlin P. Siagian turut hadir membahas sejumlah hal terkait hak asasi manusia dan media massa, khususnya jurnalis televisi. 


Atnike mengapresiasi peran media massa dalam pemajuan dan penegakan hak asasi manusia, sekaligus menyebarluaskan kerja-kerja Komnas HAM. Atnike juga mengenalkan Standar Norma dan Pengaturan (SNP) tentang Hak atas Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi. SNP menjadi landasan dalam melakukan kerja-kerja jurnalistik yang dilakukan media massa dan IJTI.


Wakil Ketua Eksternal Abdul Haris Semendawai juga menjelaskan bahwa Komnas HAM RI menaruh perhatian terhadap pelindungan jurnalis dalam menjalankan tugasnya. Komnas HAM melakukan penanganan kasus-kasus yang menyangkut jurnalis antara lain ancaman, intimidasi, kekerasan serta pemenuhan hak-hak jurnalis.


Senada dengan Semendawai, Komisioner Pengaduan Hari Kurniawan meyakinkan selalu terbuka menerima pengaduan para jurnalis terkait persoalan-persoalan hak asasi manusia.


Komnas HAM maupun IJTI mencermati perlunya kerja kolaboratif dalam pengembangan kapasitas edukasi jurnalis terkait pemahaman hak asasi manusia.  (AAP/IW)
Short link