Kabar Latuharary

Disiapkan, Perangkat Monitoring SDGs Berbasis Web

Dalam rangka untuk mempermudah akses atas informasi dan partisipasi dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), Komnas HAM dan UNESCO mengembangkan perangkat monitoring SDGs berbasis web (online).

Perangkat yang sudah disusun dan dibahas sejak beberapa bulan terakhir itu, kembali dibahas dalam workshop yang diadakan di Hotel Le Meredien Jakarta pada Senin 16 Oktober 2017.

Dalam pembukaan workshop, Ketua Komnas HAM Nurkholis berharap, perangkat itu mampu dijangkau oleh berbagai kalangan khususnya anak-anak muda. 

"Dengan adanya perangkat ini, akan membantu koordinasi dan sinergitas kementerian/lembaga dalam mencapai SDGs pada 2030 mendatang," ujar Nurkholis.

Sedangkan Iraqli Khodeli dari UNESCO menjelaskan bahwa perangkat itu terutama untuk membantu pemerintah RI dalam mencapai komitmennya dalam memenuhi HAM, khususnya hak ekonomi, sosial, dan budaya. 

"Dari sekian ratus target SDGs, sebagian besar terkait dengan pencapaian HAM," kata Iraqli.

Sedangkan Nurkhoiron menyampaikan, bahwa perangkat itu akan membantu meningkatkan  kesadaran dan pengetahuan kementerian/lembaga atas isu SDGs.

"Tidak banyak yang tahu dan paham apa itu SDGs, sehingga perangkat ini membantu mengatasinya," harap Khoiron.

Selanjutnya, para peserta yang berasal dari Komnas HAM, Komnas Perempuan, UNFPA, UNESCO, dan LBH Apik, membahas perangkat itu agar lebih baik dari sisi konten dan teknis. 

Dalam prosesnya, kegiatan ini dibantu oleh fasilitator yaitu Indri dari Koalisi Perempuan Indonesia. (MDH)
Short link