Kabar Latuharary

Mahasiswa Desak Komnas HAM Ungkap Pelaku Penembak Peluru Tajam

Latuharhary – Persatuan Mahasiswa dan Pemuda Nusantara (PMPN) mendesak Komnas HAM untuk mengungkap aktor penembakan peluru tajam pada peristiwa  21-22 Mei 2019, demikian disampaikan pada aksi demonstrasi di depan kantor Komnas HAM Menteng Jakarta Pusat pada Senin (17/6/2019).

“Terjadi penembakan menggunakan peluru tajam terhadap massa aksi sehingga menelan beberapa korban jiwa. Akan tetapi hingga hari ini publik tidak mengetahui siapa yang menjadi aktor dari peristiwa tersebut,” ujar Gadri, koordinator lapangan.

PMPN berkesimpulan bahwa peristiwa tersebut merupakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) sehingga perlu adanya perhatian serius dari Komnas HAM selaku lembaga yang bergerak dalam perlindungan hak asasi manusia.

“Kami berkesimpulan bahwa peristiwa tersebut merupakan kejahatan dan pelanggaran HAM. Oleh karena itu perlu adanya perhatian serius dari Komnas HAM. Lembaga ini harus mempunyai keberanian memeriksa jajaran kepolisian sampai dengan tingkat kapolri guna mengungkap kasus ini”, lanjut Gadri.

Selain menyampaikan sejumlah desakan, PMPN juga memberikan dukungan kepada Komnas HAM untuk menunjukkan keberanian dalam menyoal kasus ini. “Kami sebagai anak bangsa memberikan dukungan penuh terhadap Komnas HAM agar berani mengambil sikap sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Komnas HAM terutama dalam mengusut berbagai kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia, termasuk peristiwa 21-22 Mei. Komnas HAM jangan pernah takut dengan siapa pun,” pungkas Gadri dalam orasinya.

Orasi yang dilakukan PMPN di depan kantor Komnas HAM menteng ini berjalan damai dengan penjagaan dari beberapa aparat kepolisian setempat. Perlu diketahui bahwa pihak Komisioner Komnas HAM tidak dapat menerima para pendemo ini dikarenakan pada saat yang bersamaan sedang berlangsung Rapat Sidang Paripurna. (AJR/ENS)

Short link