Kabar Latuharary

Komnas HAM dan Pemprov Maluku Sepakat Jalin Kerjasama

Ambon – KetuaKomnas HAM Ahmad Taufan Damanik dan Gubernur Maluku Murrad Ismail melakukanpertemuan dalam rangka menjajaki potensi kerjasama guna mendorong danmemotivasi pembangunan berprespektif HAM di Maluku, di kantor Gubernur Maluku,Ambon, Senin (24/6/2019).

 

"Tujuan kami ke sini adalah untukberkoordinasi khususnya terkait upaya pemajuan HAM dalam kaitannya mendukungpembangunan di wilayah Provinsi Maluku yang mengedepankan perspektif hak asasimanusia," terang Taufan,

 

Pada kesempatan tersebut Taufandidampingi oleh Tasdiyanto (Sesjen Komnas HAM), Esrom Hamonangan Panjaitan (KabiroPerencanaan, Pengawasan Internal, dan Kerjasama), Henry Silka Innah (KabiroUmum), Benediktus Sarkol (Kepala Perwakilan Komnas HAM Maluku) dan jajaran stafKomnas HAM baik dari Perwakilan Maluku maupun staf Komnas HAM Jakarta.

 

Sementara Gubernur Maluku MuradIsmail, pada kesempatan itu didampingi oleh Wakil Gubernur Maluku Barnabas Ornodan Sekretaris Daerah Maluku Hamin bin Thahir.

 

Lebih lanjut Taufan menjelaskan bahwakerja sama yang dibangun antara Komnas HAM RI dan Pemprov Maluku dapatdikukuhkan dalam bentuk penandatanganan Nota Kesepahaman. Taufan punmencontohkan kerja sama yang telah dilakukan Komnas HAM dengan KepolisianDaerah Maluku melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

 

Bidang yang dapat dikembangkanbersama Pemprov Maluku, lanjutnya, dapat meliputi sektor  pendidikan, penyuluhan HAM, Festival HAM,penyelesaian bersama kasus-kasus agraria, dan lain-lain.

 

Taufan kembali mencontohkan kegiatandi bidang Pendidikan dan Penyuluhan HAM yang telah diwujudkan bersama denganPolda Maluku yaitu berupa pelatihan HAM untuk Anggota Kepolisian sertapenerbitan buku saku HAM untuk Brimob. “Saat ini kami tengahmenindaklanjuti kegiatan pelatihan Anggota Kepolisian tersebut dengan melakukanmonitoring dan evaluasi pelatihan HAM. Kegiatan berlangsung besok (Selasa,25/6/2019),sehingga kita dapat menilai sejauh mana pelatihan yang dilaksanakan telahmenimbulkan dampak yang diharapkan,” paparnya.

 

Merespon paparan dari pihak KomnasHAM, Gubernur Murrad Ismail menyampaikan bahwa pihaknya sangat terbuka denganragam kerja sama dalam rangka membangun provinsi Maluku yang berperspektif HAM."Kami siap berkoordinasi dan siap mendukung Komnas HAM dalam upaya pemajuandan penegakan HAM di wilayah Maluku pada khususnya," ujarnya.

 

Ia pun telah menugaskan kepada BiroHukum Pemprov untuk berkoordinasi lebih lanjut dengan Komnas HAM melalui KantorPerwakilan Maluku. Ia juga menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah berupayadalam mendorong pembangunan berwawasan HAM di wilayah Provinsi Maluku.

 

Komitmen ini terwujud melalui prioritaspembangunan di tiga bidang, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Malukuyang secara nasional tercatat sebagai daerah termiskin ke-3 di Indonesia;mengurangi pengangguran; dan meningkatkan pelayanan publik dalam hal kesehatansalah satunya dengan membangun RS Ibu dan Anak. (ADJ/IW/ENS)

Short link