Kabar Latuharary

Komnas HAM Terima Kunjungan IKS FISIP Universitas Muhammadiyah Malang

Kabar Latuharhary – Komnas HAM melalui Subkomisi Penyuluhan menerima kunjungan 99 mahasiswa dan 2 dosen pendamping Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), di Ruang Pleno lantai 18, Gedung Komnas HAM Hayam Wuruk Jakarta, pada Rabu (15/01/20).


Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Koordinator Subkomisi Pemajuan HAM yang juga menjabat Komisioner Penyuluhan HAM, Beka Ulung Hapsara, yang pada kesempatan tersebut didampingi oleh Kepala Subbagian Publikasi dan Pelaporan Penyuluhan dan beberapa fungsional Penyuluh beserta staf Bagian Dukungan Penyuluhan.


Sebagaimana disampaikan oleh Zainal Abidin, salah satu dosen pendamping, tujuan kedatangan para mahasiswa IKS FISIP UMM, adalah untuk mengetahui peran Komnas HAM khususnya dalam isu-isu ekonomi, sosial dan budaya karena Ilmu Kesejahteraan Sosial sebagian besar berhubungan dengan isu sosial yang mana hak asasi manusia merupakan dasarnya. Selain itu, lanjut Zainal, kunjungan ini juga ditujukan untuk menjajaki kemungkinan magang di Komnas HAM agar anak didiknya dapat terjun langsung di Komnas HAM dan menerapkan ilmu yang telah didapatkannya di kampus yang terkenal dengan julukan kampus putih itu.


“Mahasiswa IKS FISIP UMM membutuhkan praktek langsung terkait advokasi sosial dan diharapkan mereka dapat melakukan magang di Komnas HAM sehingga tidak hanya materi yang mereka kuasai, namun mereka pun dapat mempraktekan ilmu advokasinya”, harap Zainal. 


Beka merespon baik kedatangan pihak UMM yang mana merupakan almamaternya dahulu. Hal ini dilontarkannya pada saat memberikan kata sambutan yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi yang diberi judul “Indonesia dan Hak Asasi Manusia”. “Saya mengapresiasi kedatangan kawan-kawan mahasiswa dan dosen IKS FISIP UMM, jika ingin mengenal Komnas HAM atau pun HAM secara lebih dalam, kawan-kawan tidak perlu harus datang ke Komnas HAM Jakarta tetapi juga dapat mengundang tim Komnas HAM untuk datang ke UMM dan kami dengan senang hati akan menghadiri undangan tersebut”, ungkap Beka.


Pada kesempatan itu Beka juga menyampaikan keterbukaan Komnas HAM terkait keinginan magang mahasiswa-mahasiswa IKS FISIP UMM, namun perihal prosedur nanti dapat ditindaklanjuti dengan Bagian Kepegawaian yang lebih menguasai skema dan prosedurnya. Tidak lupa Beka menyampaikan harapannya kepada para mahasiswa ini. “Saya berharap kunjungan ke Komnas HAM akan memberikan momotivasi kepada kawan-kawan IKS FISIP UMM untuk menjadi Pekerja Sosial yang berkomitmen tinggi kepada kemanusiaan”, harapnya.


Pemaparan sebanyak 23 slide dalam bentuk power point yang disampaikan Beka semakin memotivasi minat para mahasiswa IKS FISIP UMM untuk mengetahui lebih dalam perihal isu HAM. Cukup banyak mahasiswa yang mengajukan pertanyaan analitis dan mendalam. Antusiasme ini harus dibendung dengan keterbatasan waktu. Sesi diskusi dan tanya jawab ini dimoderatori oleh Kepala Subbagian Publikasi dan Pelaporan Penyuluhan, Eva Nila Sari yang didampingi oleh dua penyuluh senior Komnas HAM yaitu Banu Abdillah serta Hari Reswanto.


Mengingat keterbatasan waktu, acara kunjungan pun diakhiri dengan sesi kuis. Sesi kuis membagikan sejumlah merchandise kepada para mahasiswa yang dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh para penyuluh Komnas HAM. (Ratih/ENS)

Short link