Kabar Latuharhary

Komnas HAM Laksanakan Penataan SDM dan Organisasi 

Depok-Komnas HAM RI mulai memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui penataan SDM dan organisasi Komnas HAM RI.

Salah satu misi dalam Rencana Strategis 2020-2024, yaitu mewujudkan Komnas HAM sebagai lembaga yang mandiri dan profesional dalam memastikan pemenuhan, perlindungan dan penegakan HAM dengan perwujudan misi melalui sasaran strategis meningkatnya kualitas penyelenggaraan reformasi birokrasi Komnas HAM. Terkait itu, Komnas HAM RI melaksanakan assessment pegawai untuk menemukan posisi yang tepat pada unit kerja bagi para PNS. 

“Saya kira apa yang dilakukan saat ini untuk memastikan konsep the right person, on the right place, at the right time,” kata Wakil Ketua Internal Komnas HAM RI Munafrizal Manan ketika membuka pelaksanaan “Assessment Kompetensi dan Potensi Pegawai PNS Tahap I di Lingkungan Sekretariat Jenderal Komisi Nasional Hak Asasi Manusia”, Sabtu (18/12/2021) yang diselenggarakan secara hybrid di Savero Hotel, Depok.

Konsep orang, tempat, dan waktu ini disebutkan Munafrizal dapat dipengaruhi oleh banyak faktor. Pada variabel tempat, biasanya PNS ditempatkan di posisi yang bukan berdasarkan pilihannya, bisa jadi karena penugasan dan penyebab lainnya. Seringkali latar belakang pendidikan dan pengalamannya tidak selaras dengan posisi itu.  




Variabel waktu juga ikut berpengaruh saat ada pergeseran minat, ketertarikan, atau dorongan karena beberapa hal atau karena menginginkan tantangan baru. 

“Kita punya indikator psikologi yang sangat membantu unttuk memetakan dan memotret variabel orang, tempat, dan waktu dengan tools psikologi modern yang mempunyai instrument yang sudah terbukti dan tervalidasi lebih akurat tentang talenta orang tersebut melalui assessment ini,” kata Munafrizal. 

Assessment ini merupakan tahap awal dalam pemetaan dan pengelolaan SDM Komnas HAM RI yang dihadiri langsung oleh Direktur Biro Psikologi PSIKODINAMIKA Poppy Amalya.Peserta kegiatan ini terdiri dari 35 orang, baik yang hadir secara daring maupun luring baik dari kantor Jakarta dan enam Kantor Perwakilan Komnas HAM RI.



Koordinator Bidang SDM dan Organisasi Andre Wahyu Cahyadi menyebutkan bahwa assessment ini bertujuan untuk memetakan gap dan penataan pegawai ke depan. 

Pemetaan gap kompetensi dan potensi pegawai dijadikan dasar dalam pengembangan kompetensi, potensi dan karir PNS di lingkungan Sekretariat Jenderal Komnas HAM RI untuk mendorong Komnas HAM dalam melaksanakan reformasi kelembagaan yang bertujuan mewujudkan Komnas HAM sebagai lembaga yang mandiri dan profesional dalam pemenuhan, perlindungan dan penegakan HAM di Indonesia.

Dalam kegiatan ini turut hadir Kepala Biro Umum Henry Silka Innah serta jajaran unit kerja terkait. (SP/IW)

Short link